Dengan kuasa yang diberikan Kristus kepada saya, saya mempunyai kekuatan untuk menghadapi segala rupa keadaan.
Filipi 4 : 13
Salah satu kecenderungan manusia adalah lebih memerhatikan berita buruk daripada berita baik. Dalam bisnis juga demikian, ada kalanya kita bahkan takut akan hal-hal yang belum tentu terjadi. Khawatir akan kondisi ekonomi yang masih belum jelas, takut akan nilai saham anjlok, was-was jika ditipu, dll. Itu baru contoh ketakutan yang belum terjadi.
Tapi hari ini kita akan belajar menghadapi ketakutan yang memang benar-benar terjadi, sesuatu yang memang ada, musuh yang nyata. Bangsa Israel dibuat takut oleh pendekar raksasa bernama Goliat. Alkitab berkata bahwa raksasa tersebut datang pagi dan petang selama 40 hari, ia menantang prajurit Israel. Nyali para prajurit Israel langsung ciut, mereka ketakutan. Dan ini bukan fatamorgana, dia memang ada.
Kita memang menghadapi rasa takut yang sama.Ada masalah keuangan yang benar-benar terjadi di perusahaan kita, mungkin perusahaan yang terus merugi, kesalahan perhitungan yang fatal, proyek yang tidak berjalan lancar, dll. Intinya 'Goliat' yang kita hadapi itu nyata. Ia ada dan tiap hari ia 'berdiri' melemahkan pengharapan kita. Begitu kita bangun pagi yang ada di pikiran kita beban masalah kita itu, mau tidur hal yang sama yang menghantui. Karena memang ia ada dan nyata.
Namun kabar baiknya adalah apapun wujud goliat, entah msalah keuangan atau masalah-masalah besar dalam pekerjaan yang membuat kita takut, ia akhirnya terjungkal dan tumbang juga karena batu umban Daud. Dalam i'm One Night with the King, Haddasah berkomentar, "yang membuat Daud menang bukan karena ia bertempur dengan baik tapi karena ia peercaya dengan baik". Itu kuncinya, Goliat memang ada, tapi siapa yang lebih kita percaya?Siapa yang lebih kita dengar? Intimidasi Goliat atau Tuhan yang lebih besar? Kalau kita bersikap sama seperti Daud, lebih percaya kepada Tuhan daripada apa yang dia hadapi, kit juga akan membuat 'Goliat-Goliat' yang kita hadapi bakal terjungkal. Dan tentunya, kalau Allah di dipihak kita, cerita Daud akan menjadi cerita kita, kemenangan adalah milik kita. Amin!
Yang membuat Daud menang bukan karena ia bertempur dengan baik tapi karena ia percaya dengan baik
Pernah Dimuat di
Renungan Harian Spirit Motivator
Ed. Mei 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar